welcome to hoshina

welcome to hoshina
pemandangan dari cibodas

Minggu, 29 Januari 2012

"Keroro Hareru Michi ~uchuujin (omeera) Awaseru lyrics"

Hareru Michi

ashita harereba ii natsu
o tenki ( sora ) mo boku no kimochi mo
ashita waraeba ii natsu
boku mo chikyuu mo uchuu mo

mattari ikiterya
mattakutsumannai ( night )
shikkarishiteirya
ii koto mo aru kamoyo ( come on yo )

neko ni koban buta ni shinju mago ni ishou uma no mimi ni nenbutsu
nukani kugi sume ba miyako uso happyaku kappa no kawa nagare
fugu ni doku tako ni wasa omae ni kuwa seru tanmen hanee !
o sentaku furo ni oke toko souji kaeru no ko hasugu kitaku seyo !

ippai atsumeta kitto yakuni tatsumono
sore wo yume niokikaete itsuka mono nisurunda
sore ga bokura no hareru michi

kitto hanaseba ii na
kun to kazoku to taiyou to
kitto ugokeba ii na
uchuu ( sora ) to kun no kimochi to

to-taru OK nado
toutei deki yashinai
dare demo misurukara
jibun ranimo chansu arunjanai

kishikaisei gorimuchuu bajitoufuu shirimetsuretsu shikuhakku
ki kikai kai shinshin ura ifuu doudou waki ai koshitantan
shishagonyuu mongen goji anta honma eekagennishiiya
o tsukai ni idobata ni haitsu abura utte nto haitsu sugu haikkaeru !!

shikkaritsukande nido to hanasa nu youni
sorewo mune ntokonishimatteshikkari arui teyukunda

ashita harereba ii natsu
o tenki ( sora ) mo boku no kimochi mo
ashita waraeba ii natsu
boku mo chikyuu mo uchuu mo

mattari ikiterya
mattakutsumannai ( night )
shikkari shiteirya
ii koto mo aru kamoyo ( come on yo )

" uchuujin ( omeera ) ni awaseru kao ga nee !

Senin, 23 Januari 2012

Vocaloid "Alice Human Sacrifice" (Hitobashira Arisu)






[-verse inggris-]
“In a land far, far away, there existed a little dream.
It’s unknown who dreamed it, but it was a little dream.
The little dream thought.
‘I don’t want to vanish like this.
How can I get people to dream me?’
The little dream pondered and pondered, and finally struck upon an idea.
That it should make humans lost within itself, and make them create the world.”

Vocals: MEIKO, KAITO, Hatsune Miku, Kagamine Rin, Kagamine Len
Lyrics: IbitsuP
Composition: IbitsuP
Arrangement: IbitsuP

The first Alice valiantly went
with a sword in one hand, to Wonderland.
She cut down various beings,
and went paving a deep red road.
That Alice was deep in the forest.
Imprisoned like a criminal.
Besides the road made in the forest,
there was no way to know she lived.

The second Alice calmly went
singing songs, to Wonderland.
He made various sounds overflow,
and produced a crazed world.
That Alice was a rose.
Shot dead by a madman.
He made a single deep red flower bloom
and wilted away loved by everyone.

The third Alice was a young girl.
She went with a beautiful appearance, to Wonderland.
She deluded various people,
and built a strange kingdom.
That Alice was the queen of the kingdom.
Possessed by a twisted dream.
While frightened by her decaying body,
she reigned from the top of her kingdom.

Following the trail in the forest
There was a tea party under the rosebush
The invitation from the castle
Was a playing card of hearts

The fourth Alice was a pair of twins.
They went because they were curious, to Wonderland.
They slipped through various doors,
and only came along just now.
A headstrong sister and a clever brother.
They were the closest to Alice,
but they never woke from their dream.
They wandered in Wonderland.

[Alice Human Sacrifice-verse Jepang-]
Ehon “Hitobashira Arisu”

Vocals: MEIKO, KAITO, Hatsune Miku, Kagamine Rin, Kagamine Len

Ichibanme Arisu wa isamashiku
ken o katate ni, fushigi no kuni.
Iron na mono o kirisutete,
makka na michi o shiite itta.
Sonna Arisu wa, mori no oku.
Tsumibito no you ni tojikomerarete.
Mori ni dekita michi igai ni,
kanojo no sei o shiru sube wa nashi.

Nibanme Arisu wa otonashiku
uta o utatte, fushigi no kuni.
Iron na oto o afuresasete,
kurutta sekai o umidashita.
Sonna Arisu wa, bara no hana.
ikareta otoko ni uchikorosarete.
Makka na hana o ichirin sakase
minna ni mederare karete iku.

Sanbanme Arisu wa osanai ko.
Kirei na sugata de, fushigi no kuni.
Iron na hito o madowasete,
okashi na kuni o tsukuriageta.
Sonna Arisu wa, kuni no joou.
Ibitsu na yume ni toritsukarete.
Kuchi yuku karada ni obienagara,
kuni no chouten ni kunrinsuru.

Mori no komichi o tadottari
Bara no ki no shita de o-chakai
O-shiro kara no shoutaijou wa
Haato no toranpu

Yonbanme Arisu wa futago no ko.
Koukishin kara, fushigi no kuni.
Iron na tobira o kugurinukete,
tsuisakki yattekita bakari.
Ki no tsuyoi ane to, kashikoi otouto.
Ichiban Arisu ni chikatta kedo,
futari no yume wa, samenai mama.
Fushigi no kuni o samayotta.



Deskripsi Komik Pertamaku "Magical# Nishimako"

Senin, 07 November 2011

Cerpen -Menjaga Persahabatan-

Nih,, aku bingung bikin judulnya..
Jadi, kalo salah dan "enggak nyambung" maap2 aja deh.. Trus tolong komentarin, ya en kalo bisa kasih tau sekalian judul yang tepat.
Ini diambil dari kisah nyata di kehidupan aku,,

MENJAGA PERSAHABATAN

       "Shiaaa...!!!" teriak seseorang memanggil Shia. Shia langsung tersedak kuah bakso dan langsung buru-buru minum. "Eh, maaf, Shia! Kamu tersedak, ya?" tanya seseorang tadi dengan nada bersalah.
       "Donii!!!!" pekik Shia kesal. "Ada apa, sih sampai teriak segala?!" gerutu Shia pada Doni, orang yang tadi berteriak.
       "So...sori... Tapi, itu enggak penting. Mungkin, kamu belum tahu. Pokoknya, kamu harus lihat ini!" ujar Doni sembari mengeluarkan handphone-nya dari saku celananya. Lalu, memberikannya pada Shia. "Lihat, di Facebook lagi gempar! Sobatmu, si Putri lagi marah besar sama Rima," jelas Doni.
       "Lagi-lagi seperti ini..." kilah Shia sambil membaca status Putri yang terlihat cukup -bahkan- kasar, 'Sahabat?? Yakin loe? Loe (R), gue, END!!!'. Status seperti ini sudah pasti ditunjukkan pada Rima. Shia tidak kaget. Karena, dengan pertengkaran ini 'tujuh kali' sudah mereka berdua bertengkar.
       Setelah selesai makan, Shia bergegas ke kelas Rima. 'Pasti permasalahannya tidak jauh-jauh dari yang kemarin,' kata Shia dalam hati.
       "Ini bermula dari statusnya si Dika," ucap Rima mengawali cerita. 'Benar, kan? Tidak jauh dari masalah kemarin,' cibir Shia dalam hati.
       "Kemarin, aku membantu Dika yang kerepotan membawa barang. Malamnya, si Dika tulis status yang intinya mengucapkan rasa terimakasih padaku. Putri cemburu. Lalu, begini, deh. Bayangkan, sangat sepele, kan? Masa` yang seperti itu saja marah?! Aku tak habis pikir!"
       "HAH?! Hanya karena itu?!!" Shia terbelalak. Itu hal yang super sepele. Dulu, ada yang lebih sepele lagi. Rima pernah tidak sengaja mematahkan penggaris Putri. Padahal sudah diganti -bahkan- dengan merek dan bahan yang lebih bagus. Tetapi, Putri tetap saja marah. Shia tidak bisa membiarkan hal itu terjadi lagi.
       "Memang kenapa kalau aku marah? Salah? Lagipula, untuk apa, sih RIma menolong Dika segala? Aku tahu, Rima itu juga suka Dika. Makanya, ia selalu mencari kesempatan. Sudah begitu, si Dika malah meladeni Rima lagi? Siapa yang tidak akan marah dan cemburu?" cerita Putri ketika Shia bertanya.
       Putri juga menceritakan kejelekan RIma dimatanya. Seperti, si perusak barang, perebut pacar atau incaran orang, pelupa, sok kecantikan, sok pintar, dan yang lainnya.
       "Hei!! Apa maksudmu menjelek-jelekan aku, hah? Perebut pacar orang? Incaran orang? Sok cantik? Bukankah, kamu yang bersikap seperti itu? Siapa, sih cowok yang kamu maksud sampai bilang aku perebut cowok orang? Dika? Memang, kamu berpacaran dengannya? Kuberi tahu, ya kamu juga mengenal Dika karena aku, kan? Aku dan Dika sudah berteman sejak kecil tahu!!" pekik Rima kesal dihadapan Putri langsung. Ia tidak terima dikatai seperti itu. Sudah begitu, mengatainya melewati Shia. "Aaaaahhh!!! Terserah lah!!!!" jerit Rima meninggalkan Putri dan Shia. Shia sudah menceritakan cerita Putri kemarin. Kali ini, keaadan semakin rumit. Rima juga marah pada Putri karena hal itu. Karena bingung untuk memihak siapa, Shia mengejar RIma dahulu untuk menenangkan hati Rima. Apakah persahabatan mereka akan berakhir seperti ini?
       Shia tahu Rima sedang kesal. Jadi, ia membiarkan Rima memukuli tangannya ke tembok sekolah samapai Rima tenang.
       "Aku tak sangka Putri akan bersikap begitu. Shii, aku ini masih dibilang kurang sabar pada Putri? Tujuh kali, Shii dia melukai persahabatan aku dan dia. Dan ketujuh-tujuhnya itu, masalah yang terjadi selalu soal COWOK! Dengan Doni, tiga kali. Padahal, kau juga tahu aku dan Doni ini saudara sepupu. Dan empat kali soal Dika. Padahal, aku dan Dika sudah berteman mungkin... sejak masih bayi. Dan dia bilang aku ini perebut pacar orang? Apa Putri itu enggak pernah belajar dari pengalaman?! Buat orang emosi saja!!" pekik Rima mengeluarkan semua beban di hatinya.
       Shia semakin bingung. Sebab, mereka berdua amat disayangina. Shia tahu, mengapa sikap Putri egois. Salah satunya adalah faktor keluarga. Setiap hari, Putri selalu mendengar omelan orangtuanya padahal ia tidak berbuat suatu kesalahan. Lalu, di sekolah, sepertinya ada satu guru yang tidak menyukai Putri. Jika Shia memilih Putri, itu menjadi hal yang tidak adil bagi Rima yang selalu mengalah dan bersabar selama ini.
       Shia menceritakan masalahnya pada Kemal. Kemal berpendapat, agar Shia mempetermukan mereka berdua dan menceritakan kenangan-kenangan yang mereka lalui bertiga selama ini. Lalu, menceritakan kebaikan-kebaikan Putri di depan Rima begitupula sebaliknya. Shia tersenyum dan mengucapkan terimakasih pada Kemal. Semoga saja cara itu berhasil.
       Besoknya, Shia mengajak Rima dan Putri jalan bersama -yang akhirnya berhasil walaupun dengan susah payah karena mareka tidak ingin saling bertemu-. Shia mengajak jalan-jalan di sekitar sekolah.
       Setiap melewati suatu tempat, Shia langsung bercerita tentang kenangan-kenangan mereka. Seperti makan bersama, saling tukar bekal, saling menolong satu sama lain. Shia menceritakan kebaikan Putri seperti  menghibur Rima saat menangis. Kebaikan Rima seperti meminjamkan handphone-nya sementara saat handphone Putri disita.
       Putri dan Rima tertegun. Ternyata, Shia seperhatian ini kepada mereka agar mereka berbaikan. Tak lama setelah keliling sekolah, Putri dan Rima saling tersenyum tanda berbaikan.


Nyaaaa~ selesai juga..
MAaf, ya kalau ada yang namanya sama. BUkan nyindir kok. Ini hanya cerita belaka. Dan untuk terkekaitannya dengan FB (facebook) maaf juga, ya. Ini kan cuma cerita..
Minta saran, komen dan like..

Kamis, 27 Oktober 2011

Musikalisasi Puisi "SAHABATKU"

ini puisi aku pakai bersama kelompok 4 di 9B untuk tugas praktek Bahasa Indonesia "Musikalisasi Puisi"  hari ini (28-10-2011). Puisi ini nanti di jadikan lagu..
Sebagian besar (hampir 90% aku yang buat. Lalu, sisanya di aransemen oleh anggota lain, deh ^^)
Okeoke.. langsung ajah..

SAHABATKU (versi puisi)

Tahukah, sosokmu sangat berharga bagiku?
Bagiku, engkau adalah cahaya
yang selalu menyinari hariku
seolah cahaya matahari dan cahaya bulan

Yang tak pernah bosan untuk :
membantuku di saat susah
menghiburku di saat sedih
setiap detik dan setiap waktu

Dirimu laksana bintang di hatiku
bintang yang selalu bersinar
walau ada kegelapan

Wahai sahabat,
tetaplah kau mengisi hariku.
Jika dirimu pergi
tiada lagi cahaya dalam hidupku

Sahabat, teruslah kau disisiku
menghibur di saat ku lara

SAHABATKU (versi lagu)

Tahukah, sosokmu sangat berharga bagiku?
Bagiku, engkau adalah cahaya
yang selalu menyinari hariku
seolah cahaya matahari dan cahaya bulan


Yang tak pernah bosan untuk
membantuku... (di saat susah)
menghiburku... (di saat sedih)
setiap detik dan setiap waktu


Reff:

Dirimu laksana bintang di hatiku
bintang yang selalu bersinar
walau ada kegelapan
Wahai sahabat,
tetaplah kau mengisi hariku.
Jika dirimu pergi
tiada lagi cahaya dalam hidupku


Sahabat... teruslah... kau disisiku...
menghibur... di saat ku lara...
 (kembali ke Reff)

(kalau versi musikalisasinya, sampai bait terakhir, sebelum balik lagi ke reff, kita berenti dulu, nanti ada yang baca puisi dari atas sampai 'tiada lagi cahaya dalam hidupku'. Trus nyanyi lagi, baru balik ke reff)


Nah, kalau puisi versi ASLI yang BELUM DI ARANSEMEN alias murni buatan aku, nihh..


SAHABATKU (versi puisi asli)
by: Nita Chairunnisa

Tahukah, sosokmu sangat berharga bagiku?
Bagiku, engkau adalah cahaya
yang selalu menyinari hariku
seolah cahaya matahari dan cahaya bulan

Kau tak pernah bosan untuk
membantuku,
menemaniku,
seakan aliran sungai yang tiada hentinya
tiap waktu

Dirimu laksana bintang di hatiku
bintang yang selalu bersinar
walau ada kegelapan
Wahai sahabat,
tetaplah kau menemani hari-hariku
jika dirimu pergi
tiada lagi cahaya hidupku

Sahabat teruslah kau membantuku
menghiburku di saat ku lara

(ini kan puisi udah aku buat sejak kelas 8. Jadi ada yang ku ubah. Kalo versi asli bener2nya, yang 'Sahabat teruslah kau membantuku, menghiburku di saat ku lara' itu enggak ada)


Selasa, 30 Agustus 2011

Sifat Hari Lahir Wanita Menurut Kitab Tajul Muluk

ini aku ambil dari note facebook saudara,, karena kupikir bagus , jadi aku pos-kan saja kesini. Silakaann , nyaaa~ ^_^

Tajul Muluk, begitu sinonim dalam astrologi zaman silam, khususnya dalam masyarakat Melayu dalam menafsirkan watak-watak wanita, mimpi, hari yang baik dan terjemahan lain dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah tabiat/sifat wanita yang didasarkan pada Kitab Tajul Muluk :

SENIN
Wanita ini bersikap jujur, tidak mudah panik atau gegabah, berhati-hati, tidak mudah mengalah, pandai menjaga diri dan bergaul. Banyak orang dari berbagai kalangan menyukainya tak perduli pria ataupun wanita. Dia juga mudah memberi pertolongan, cerdas, berusaha kuat, teliti dan pandai menguruskan keuangannya. Namun jika marah berapi-api dan menakutkan, jarang mau mengaku kalah dalam pertengkaran. Dalam percintaan, dia mencurahkan segenap kesetiaan dan bersedia berkorban.


SELASA
Tabiat wanita ini cenderung kurang setia. Namun pertuturannya lembut dan pandai mengambil hati. Apabila tidak menyukai seseorang, ia sentiasa mencari kesalahannya, hatinya keras dan sukar dilembutkan. Tetapi mudah mengaku kalah dan mudah meminta pertolongan orang lain. Pandai simpan rahasia, hanya orang tertentu saja tahu rahasianya. Keputusannya tidak mantap dan mudah terpengaruh. Dia juga mudah terperangkap dalam banyak hal. Dalam soal keuangan dia pandai berjimat, tak kedekut. Dia rajin bekerja, ada tanggungjawab, suka dipuji tetapi perlukan bimbingan dan pengawasan dalam banyak perkara.


RABU
Pendendam. Jika ada orang berbuat jahat padanya, dia akan berbuat lebih jahat lagi pada orang itu. Namun dia pandai dalam pergaulan, pandai mengambil hati dan pandai menghargai orang. Suka mementingkan teman dari dirinya sendiri. Berfikiran terbuka, tak pandai simpan rahasia, tidak suka diperintah dalam bekerja. Keputusannya tidak seimbang, kurang pengalaman. Hatinya keras dan tidak mudah termakan pujuk. Hanya orang2 tertentu saja yang tahu melembutkan hatinya. Dalam soal keuangan, dia pandai cari duit tapi tak pandai simpan duit.Cintanya pandang pertama dan rela berkorban kerana cinta.


KAMIS
Dia suka menyinggung hati orang lain, bicaranya kasar, ambisius, juga agresif. Rajin dan tekun bekerja, tak suka diganggu ketika bekerja, bercita-cita tinggi. Mudah terpikat kepada lelaki lain walaupun sudah ada kekasih atau suami. Namun walaupun begitu ternyata dia tak mudah jatuh cinta, suka menyelidik dahulu sebelum bercinta. Hatinya tidak tetap, mudah terpedaya dengan pujuk rayu sehingga tak kenal antara yang baik dan buruk. Dia pandai mengurus dan merancang keuangan. Pada awal pernikahan, tunduk pada suami, akan berubah apabila sudah lama berkeluarga.


JUMAT
Wanita yg lahir pada hari ini tabiatnya berani men
entang suami.Bangga diri, suka berbelanja, suka dipuji, suka bergaul dan suka melakukan perkara yang merbahaya dan sia-sia. Bersemangat waja, pandai simpan rahasia, tak suka mengaku kesalahan sendiri.Dalam soal kewangan, bersikap
boros dan tak pandai simpan wang.Cintanya sejati dan tidak mudah berubah, cuma kadangkala tidak telus



SABTU
Pecemburu, gila harta, tak gemar dengan anak-anak, suka bersilat lidah. Namun pendiriannya tegas, pemikirannya cerdas, teliti dalam banyak hal. Tidak pernah berasa puas, suka berkorban apa saja demi mencapai cita-cita. Apabila bercinta,suka menyelidik latarbelakang pasangan dan suka menguji. Pandai berjimat dan sentiasa berfikir untuk masa depan. Wanita ini akur dan mengikut perintah suami.


MINGGU
Wanita  yang  lahir  pada  hari  ini  kebiasaannya  suka  akan  kemewahan  dan  menunjuk2  diri.  Apabila  sudah  bersuami  maka  ia  akan  taat  pada  suaminya  namun  suka  merendahkan  kawan  dan  bersikap  bangga  diri.  Dia  tidak  suka  dinasihati,  mudah  terpedaya  dengan  kata2.  Suka  mengkritik  orang  tetapi  tidak  suka  orang  mengkritiknya.  Percintaannya  tidak  tulus  tetapi  sanggup  berkorban  apa  saja  jika  hati  sudah  suka.  Pandai  simpan  rahasia,  rajin  berusaha  dan  bekerja,  tak  mudah  mengalah  namun  bersikap  pemboros.

udah tau kan?? Aku lahir hari minggu, kalau kalian ???Hohoho ^^
 

Rabu, 24 Agustus 2011

Lenong Preman

Hmmm,, ini naskah lenong punya adik aku..
Aku ambil aja kali2 buat tambahan entri..
Mohon commentnya

Nyak : Nurul     Anak 1 : Syifa     Anak 2 : Kartika     Maling : Siti     Hansip : Hanny

Naskah Lenong Preman

Semua              : Assalammualaikum, Selamat Menyaksikan

(Semua Keluar)

Nurul                : Wah aye baru dapet duit ama perhiasan dari arisan
  Beruntung banget arisan hari ini

Siti                   : Wah, ada mangsa nih lumayan buat bayar sekolah anak aye nih

(Nurul keluar)
(Syifa dan Kartika pulang)

Syifa Kartika    : Assalammualaikum, nyak aye eh kami pulangg
                          Hah nyak mane? (sambil menengak-nengok kanan kiri)

(Nurul masuk kedalam)

Nurul                : Wah anak-anak nyak udah pulang rupanye

Syifa Kartika    : NYAKK, minta duit dongg

Nurul                : Waduh, nyak Kagak punya duit nih

Kartika             : Wahh, nyak boong ya, kan nyak baru arisan (sambil menunjuk-nunjuk)

Nurul                : Tapii, nyak gak dapet

Syifa Kartika    : Masaa? (meremehkan)

Nurul                : Ya udah mending kita beli makan aja gimana?

Siti                   : Kesempatan masuk deh buat makan, secentong cukup gak yaa?
                          Eh-eh-eh kok makan! Nyuri kalee

(Mereka keluar,tetapi ditengah jalan mereka berkompromi kembali)
(Sedangkan Siti/pencuri masuk kedalam rumah)

Siti                   : Masuk deh sekarang makan et-et-et Nyuri aduh dodol banget sihh

Nurul                : Mau makan apa?

Syifa                : Aku Nasi Jeruk aja

Nurul                : Hah Nasi Jeruk!

Syifa                : Upss salah,Nasi Uduk dehh

Nurul                : Ya gitu, kamu apa Kartika?

Kartika             : Makanan yang mahal aja deh pasti enak

Nurul                : Ya ampun kamyu gimana sihh makan spageti itu nyak gak punya duit

Kartika             : Kok spageti sih, mahal kele

Nurul                : Iya maksud nya gitu
                          Ya udah tapi gak usah terlalu mahal ya

Kartika             : Okey, emm tapi aye kehausan nih minum dulu ya nyak,tapi tungguin ya

(Sementara dirumah, Siti sedang mencari uang,sedangkan Kartika sedang dijalan)

Siti                   : Aduh ntar malem aja deh aye nyuri rebet amet

Kartika             : Hah apa tuh item-item (sambil muter-muter badan Siti)

Siti                   : Emm aaaa-ye te-te-men nyak kamu iya temen nyak kamu

Kartika             : Tapi perasaan nyak aye gak punya temen item kayak ente
                          Ah biar deh mau minum apa air ape teh, air putih/Sirup ?

Siti                   : Emmmm (seperti kebingungan)
                          Adaaa es jeruk gak?

Kartika             : Emmm ada tapiii, bikin aja sendiri!

Siti                   : Jeruknya ada dimana?

Kartika             : Ada diii pohonnya!

Siti                   : Ya udah aye pulang dulu ya

Kartika             : Emm ya udah deh, Dada.. Keluar bareng yaa

(Setelah mereka keluar langsunglah Siti pergi dan kabur)
(Pada malam harinya,Siti kembali mengendap-endap)
(Nurul,Syifa dan Kartika sudah pulang)

Nurul                : Huh, untung aye kagak ketauan, selamat-selamat
                          Aye tidur ah

Siti                   : Nah kesempatan

Syifa                : Kartika, minum yuk aus Nich..

Kartika             : Ayo, aye juga aus

(Ketika Syifa dan Kartika sedang minum mereka melihat Siti)

Syifa                : Eh tuh item-item apaan yah?

Kartika             : Paling pencuri

Syifa                : Hah! Pencuri ?!

Syifa Kartika    : (Saling menengok) NYAKK!!!

Nurul                : Ape?   ada ape sih?

Syifa                : Ada pencuri nyak-ada pencuri

Nurul                : Hah! (Kaget) panggil suster, panggil tukang pos, panggil tukang Baso…
PANGGIL HANSIP!!! (Sambil teriak)

(Kartika dan Syifa langsung keluar untuk memanggil hansip)

Kartika             : Pak Bu Dek.. ahh apa lah ada pencurii

Hanny               : Ooh pencuri (santai dan sambil minum kopi)
                          Hah! PENCURI !!!

(Akhirnya Hanny menangkap Siti si pencuri, sedangkan Nurul mencari perhiasannya dan uangnya tetapi Syifa dan Kartika melongo)

Hanny               : Bu ini sudah tertangkap,saya minta plus ya bu

Nurul                : Pulus aja lo yang dipikirin? Nich 1000 aja yaa

Hanny               : 1000 doang, Beli apaan cuman 1000 (Protes)
                        Beli pemen Doang Delapan Biji

Syifa Kartika    : Tuh,kan Nyak boong.. katanya kagak punya uang.        
SEMUA            : Sekian dari kami,mohon maaf kurang lebihnya  Assalammualaikum

Aneh, yaa??? Maklum lah, yang buat adikku dan masih kelas 5 waktu buat ini.